China Geram Dan Peringatkan AS Lantaran Di Tuduh Mencuri Data Vaksin Virus Corona

AS menuduh hacker asal China berniat mencuri data pengembangan vaksin
Berbagai tudingan AS terkait virus corona terus dialamatkan pada China. Salah satunya, AS menuduh China hendak mencuri data mengenai vaksin corona. Mengetahui tuduhan ini, China pun langsung memberikan tanggapan dengan menyebut AS melakukan penodaan.
Otorita AS memberikan peringatan tegas bahwa upaya pencurian data tersebut dilakukan oleh kelompok yang berafilias dengan China. Badan Penyelidik Federal (FBI) dan Badan Keamanan Infrastruktur mengatakan China memperlihatkan "ancaman" yang signifikan dalam upaya melawan virus corona.

Merespons tuduhan AS, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Li Jian, Menggelar konferensi pers dan membantah semua tuduhan dari AS.
Tidak hanya menangguhkan, Zhao juga menyerang balik AS.
"Merujuk kepada masa lalu, justru AS-lah yang sudah menggelar operasi pencurian siber terbesar yang terjadi di seluruh dunia" kata Zhao.
Zhao juga menegaskan bahwa China, berkat upaya mereka melawan virus corona, telah memperlihatkan hasil yang signifikan. Bahkan Zhao menyebutkan china yang terdepan dalam mengembangkan vaksin virus corona.
Dalam kucauan yang diunggah pada Rabu, 13 Mei 2020, Trump menyebut berhadapan dengan China adalah hal paling mahal yang ia tangani. Padahal, menurut Trumps, AS dan China sudah memiliki kesepakatan dalam perang dagang.

"Tintanya hampir kering dan dunia dihantam oleh wabah dari China. Seratus kesepakatan dagang tidak ada gunanya. Banyak nyawa tidak bersalah yang hilang!" Tulis seorang Trump, sebelmnya, Trump juga sudah menuai kontroversi setelah ia menyebut virus corona sebagai virus wuhan dan flu dari China.
Virus corona yang pertama kali muncul di wuhan pada akhir Desember 2019 telah menyebar keseluruh dunia. AS adalah salah satu negara yang paling berdampak dari pandemi ini. Otoritas kesehatan AS pun sudah melaporkan lebih dari 1,4 juta kasus infeksi dan 85 ribu diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
China Geram Dan Peringatkan AS Lantaran Di Tuduh Mencuri Data Vaksin Virus Corona
Reviewed by monas
on
June 10, 2020
Rating:


No comments